Kapan Indonesia masuk UN Security Council?

Mentri Luar Negri Australia Stephen Smith mengemukakan di Sidney, Australia ( 06/04/08) bahwa Jepang bersama India layak masuk dalam jajaran anggota tetap Dewan Keamanan PBB ( The UN Security Council). Mengemukakan bahwa ..“kami berfikir bahwa anggota tetap DK-PBB seharusnya dirubah untuk merefleksikan realitas modern, negara yang mempunyai keanggotaan permanen seharusnya Jepang dan India” ujar Smith pada televisi Nasional Australia. Menurut PM Australia Kevin Rudd, salah satu wujud modernisasi PBB adalah penambahan jumlah anggota tetap DK-PBB.
Sejak PBB didirikan tahun 1945, anggota DK-PBB adalah lima negara yang dianggap menang pada Perang Dunia Ke-II, mereka adalah Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Perancis, dan Tiongkok(RRC). Tahun Lalu Jepang mngusulkan agar negaranya menjadi anggota tetap DK-PBB dengan dalih sumbangan dana Jepang tidak kalah dengan Amerika Serikat. Selain itu peran Jepang di dunia internasional juga tidak bisa di pandang sebelah mata.
Indonesia seharusnya memiliki potensi yang kuat sebagai negara yang masuk kedalam jajaran anggota tetap DK-PBB. Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk No.5 terbanyak didunia dan memiliki umat muslim terbesar didunia. Dengan Kekuatan Militer Dan Polisi yang terbanyak pula di Asia tenggara, Indonesia kurang berperan dalam menjalankan tugas dan amanat PBB di daerah Operasi Perdamaian Dunia. Ini dibuktikan dengan tidak satupun personel Polri yang terlibat di tahun 2006 untuk Operasi Perdamaian PBB diseluruh Dunia.
Dengan masuk ke dalam Dewan Keamanan Tetap PBB..Indonesia menjadi negara yang bisa dikatakan semi super power. Indonesia berhak menolak ( veto) apabila dalam suatu krisis di sebuah negara konflik, akan diintervensi oleh dunia, dengan memiliki kekuatan ini, maka Peran Indonesia akan jauh lebih tinggi dan berwibawa di mata dunia.

One thought on “Kapan Indonesia masuk UN Security Council?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s