Polisi institusi Paling Rawan Suap?

Dirty Money
Dirty Money
Kupang terkorup, Polisi Paling rawan Suap
Kota Yogyakarta menempati urutan teratas sebagai kota terbersih dari kasus korupsi, sedangkan Kupang tercatat sebagai kota terkorupsi tertinggi. Adapun Institusi publik yang dinilai paling rawan suap adalah kepolisian.
Demikian hasil Survey indeks persepsi korupsi Indonesia 2008 dan indeks suap 15 institusi publik Indonesia yang diumumkan Transparency International Indonesia ( TII) di Jakarta.
Dari 50 Kota yang disurvey dalam IPK Indonesia 2008, Yogyakarta mendapatkan skor tertinggi, yaitu 6,43,” kata manajer Riset dan Kebijakan TII Frenky Simanjuntak. Meski Kepolisian merupakan Institusi dengan tingkat kerendahan suap tertinggi mencapai 48%, Survey TII itu memperlihatkan nilai kerawanan suap tertinggi terjadi di lembaga pengadilan dengan rata-rata Rp.102,412 juta pertransaksi. Bea cukai menempati urutan kedua ( 41%) dan Imigrasi ( 34%).
Survey dilakukan pada September 2008-Desember 2008 di 50 kota, yakni 33 ibu kota provinsi dan 17 kota besar. Survey tersebut bertujuan mengukur tingkat korupsi pemerintah daerah berdasarkan persepsi perilaku bisnis setempat. Survey itu juga mengukur tingkat kecenderungan terjadinya suap di 15 institusi publik di Indonesia. Total sampel survey sebanyak 3.841 responden yang terbagi dalam pelaku bisnis ( 2.371 responden), tokoh masyarakat ( 396), dan pejabat publik ( 1,074).
Sebagaimana yang kita ketahui ini adalah hasil survey TII yang kedua dimana menempatkan Polisi sebagai urutan pertama di bidang suap/korupsi. Survey ini dilakukan terhadap lapisan masyarakat dengan melihat quick random sampling yang tercermin dari responden-responden yang mewakili komunitasnya. Akankah kita selaku aparat penegak hukum tidak gentar dan intropeksi diri, bila semuanya sudah berubah dan penegak hukumnya tidak, maka perubahan itu tidak akan berdampak apa-apa…


3 thoughts on “Polisi institusi Paling Rawan Suap?

  1. hukum indonesia lemah. mentang2 punya jabatan dan uang, semua pelanggaran terbebas dari hukuman. lo yang ga punya apa2???nyolek dikit aja hukuman seumur hidup!!!ga adil to????

  2. @Harr51…thks, semoga Polri lebih baik lagi di masa depan…
    @Tutik…survey ini menunjukkan, sebenarnya secara standard kebutuhan Polisi dari gaji saja tidak mencukupi untuk hidup berkeluarga, sehingga bila penegak hukum yang kelaparan…sangat dapat membuat celah kesempatan untuk memperdagangkan hukum itu..dan itu terjadi di Indonesia, saya enggak punya apa2 mba…hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s