KENAIKAN BBM,AKTUALISASI PEMBAYARAN UTANG KONGLOMERAT OLEH RAKYAT…

Koran Lokal hari ini menyebutkan…” Bensin menjadi Rp. 6000,00″…bersamaan dengan momentum 100 Th Kebangkitan Nasional dan 10 Tahun Reformasi.
Setelah Reformasi memang menjadikan Pasar Ekonomi menjadi lebih terbuka.Persaingan kian seru.Tapi sang Pemenang memang nama-nama kawakan itu..Kekuatan jaringan,pengalaman, barangkali juga kelihaian memindahkan modal ke unit-unit bisnis di luar negeri membuat mereka lebih kuat daripada pemain-pemain baru. Kelompok Salim kembali menguasai Pasar Terigu, Perusahaan Eka Tjipta merajai bisnis bubur kertas.Prajogo pangestu pun bangun lagi. Demi mengejar target setoran, BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) mau menerima pembayaran Aset-Aset Konglomerat itu, Duit dibayar Aset..itulah kira2.BPPN Menjual aset-aset itu dibawah harga utang. Meski sebenarnya diharamkan, sebagian pemain lama kembali membeli aset mereka dengan harga murah, dibawah harga normal dengan menempuh jalur berliku. Ternyata cara ini berhasil mengembalikan aset mereka dan sekarang mereka melaju dengan kekuatan penuh sementara ironisnya utang negara terus terbebani RP. 60 trilyun pertahun. Rezim demi Rezim berganti namun beban negara belum juga habis. Demi pengorbanan besar negara ( rakyat)..Penguasa tidak boleh lagi tergoda memberikan privilage, konsesi, atau membangun kembali budaya patron client yg kolutif. Beban negara ini di akutalisasikan dengan menaikkan harga BBM dengan alasan Harga minyak dunia sudah US $130/barel. Negara tidak sanggup lagi menalangi atau membantu melakukan subsidi, dengan kompensasi dana BLT ( Bantuan Langsung Tunai) akan dikucurkan kepada masyarakat miskin. Akhirnya dimana-mana rakyat berebut menjadi orang miskin..Kalau institusi yg ditunjuk untuk memerangi satu bidang yaitu Korupsi, Gratifikasi atau apalah namanya itu bekerja dengan baik dan tanpa kepentingan ( hanya satu yaitu kepentingan negara )…tentu APBN tidak terbebani sampai begini besar, tentunya juga bulan ini BBM tidak perlu naik sampai 30 %, akibatnya Rakyat Membayar Utang Konglomerat…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s